Selamat Datang Di Blogger Gerry_ota Berbagi Ilmu
Tampilkan postingan dengan label MATERI KULIAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI KULIAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

Model Komunikasi Data

Ada 3 macam model komunikasi data dilihat berdasarkan tipe channel transmisi, yakni tipe transmisi satu arah (Simplex atau one way transmission), transmisi dua arah bergantian (Half Duplex atau either way transmission), atau transmisi dua arah serentak (Full Duplex atau both way transmission). 1.       Simplex atau One Way Transmission
Tipe channel transmisi ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak-balik. Misalnya siaran radio atau televisi, yaitu signal yang dikirimkan dari stasiun pemancar hanya dapat diterima oleh pesawat penangkap siaran, tetapi pesawat penangkap siaran tidak dapat mengirimkan infomasi balik ke stasiun pemancar. Pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain yang searah (komputer yang satu mengirim kekomputer lainnya sebagai penerima) merupakan contoh dari one way transmission.
2.       Half Duplex atau Either Way Transmission
Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat dikirim dan diterima namun tidak secara serentak (bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie-talkie merupakan contoh dari two-way transmission, dengan radio CB Walkie-talkie kita dapat berbicara atau mendengarkan namun secara bergantian.
3.       Full Duplex atau Both Way Transmission
Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat FDX merupakan channel transmisi dimana informasi data dapat mengalir dalam dua arah serentak atau dapat mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Komunikasi lewat telepon merupakan contoh dari tipe channel transmisi ini. Dengan telepon kita bisa berbicara sekaligus mendengarkan apa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara.
Model komunikasi data berdasarkan jalur transmisinya terdiri dari unicast, multicast, dan broadcast.
1.       Unicast
Unicast merupakan kontak data informasi pada suatu alat dengan alat yang lain, sedangkan ketika kontak tersebut terjadi, alat tersebut tidak dapat melakukan kontak dengan alat lainnya diluar kontak yang terjadi. Contoh apabila dua telepon saling terhubung, telepon yang lain tidak dapat menghubungi salah satu dari kedua telepon yang sedang terhubung itu.
2.       Multicast
Berbeda dengan Unicast, dalam multicast ketika proses kontak terjadi, masing-masing alat tetap dapat terhubung dengan alat lainnya. Contohnya adalah server yang digunakan untuk mengakses Internet. Server mampu melayani beberapa komputer yang terhubung dengan media transmisi, dan dalam proses ini masing-masing komputer mampu melakukan proses balik dengan server tersebut.
3.       Broadcast
Dalam proses ini alat yang menerima data informasi tidak dapat memberikan respon balik terhadap alat pengirim data informasi. Akan tetapi pengirim dapat mengirim kelebih dari satu alat sekaligus. Contohnya pemancar radio dan pemancar televisi.
Berdasarkan konfigurasi jalur transmisi data, model komunikasi data terbagi menjadi point to point dan point to multipoint:
1.       Point to Point
Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling terhubung antara satu peralatan dengan peralatan lain tanpa terbagi. Konfigurasi ini biasanya digunakan pada beberapa peralatan komputer seperti printer yang terhubung langsung dengan komputer.
2.       Point to Multipoint
Dimana suatu alat atau media dapat terhubung dengan beberapa alat lainnya. Proses transmisi data yang menggunakan konfigurasi ini misalnya penyiaran radio yang mana sebuah pemancar dapat diakses atau terhubung dengan beberapa radio sekaligus.
Berdasarkan mode transmisi data, komunikasi data dapat berbentuk mode transmisi paralel (parallel transmission) dan mode transmisi seri (serial transmission).
1.       Mode Transmisi Paralel
Pada mode transmisi ini, semua bit dari karakter yang diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara serentak satu karakter setiap saat.

Minggu, 01 Desember 2013

makalah tentang sistem informasi manajemen



 makalah tentang sistem informasi manajemen tentang managemen oprasional, sdm teknologi informasi, managemen pemasaran dalam teknologi informasi.


BAB I
MANAJEMEN OPERASIONAL
1.1  Definisi Manajemen Operasional

Operasi adalah suatu aktivitas dalam mentransformasikan input – input menjadi output – output yang dapat menambah nilai pada barang atau jasa.
Menurut Anoraga(2009) Manajemen  operasional adalah seluruh aktivitas untuk mengatur dan mengkoordinir faktor – faktor produksi secara efektif dan efisien untuk dapat menciptakan dan menambah nilai dan benefit dari produk (barang atau jasa) yang dihasilkan oleh sebuah organisasi.


Render Dan Heizer (2005 : 2) Mendefinisikan Manajemen Operasional Adalah Serangkaian Kegiatan Yang Membuat Barang Dan Jasa Melalui Perubahan Dari Masukan Dan Keluaran.

Russel And Taylor (2002) Dalam Murdifin Haming (2003 : 17) Mendefinisikan Manajemen Operasional Adalah Fungsi Atau Sistem Yang Melakukan Kegiatan Proses Pengolahan Masukan Keluaran Dengan Nilai Tambah Yang Besar.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Operasional

Menurut Higgins (1994) Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Operasional Adalah:
1. Manajer/Pimpinan
2. Tingkah Laku Karyawan
3. Tingkah Laku Kelompok Kerja
4. Faktor Eksternal Organisasi



Perkembangan Teknologi


                Kemajuan teknologi, khususnya tenologi informasi telah menghiasi di berbagai sudut kehidupan manusia. Dari berbagai level ekonomi, level pendidikan dan level kedudukan tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi informasi.  Pemanfaatan teknologi informasi digunakan mulai sebagai sebuah kebutuhan kerja sampai pada kebutuhan hiburan. Situasi ini mengakibatkan semakin banyaknya implementasi sistem berbasis Teknologi Informasi dari sisi perangkat keras dan lunak serta dari sisi pembangunan, operasional dan pemeliharaannya.

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam TI
                Keberhasilan atau kegagalan dari organisasi layanan informasi terutama terletak pada kualitas orang-orangnya. Banyak perusahaan yang menggunakan komputer merekrut, melatih, dan melatih kembali personel SI yang berkualifikasi. Salah satu pekerjaan yang paling penting dari para manajer layanan informasi adalah untuk merekrut personel yang berkualifikasi dan untuk mengembangkan, mengatur, serta mengarahkan kemampuan kinerja yang ada saat ini.

Revolusi Teknologi Informasi dan Kaitannya Dengan Sumber Daya Manusia
Teknologi informasi tidak hanya mencakup perangkat komputerasi (hardware) dan aplikasi aplikasi pendukungnya (software) saja, tetapi juga sumber daya manusia yang menggunakannya (brainware).
Dalam dasawarsa ini, pemanfaatan teknologi oleh intitas bisnis terus meningkat. Banyak sekali sistem komputerisasi yang dipergunakan untuk membantu kinerja sebuah organisasi, misalnya sistem Electronic Data Interchange (EDI) yang menghubungkan proses bisnis di tiap tiap unit kerja. 

Kondisi  SDM
Salah satu institusi atau organisasi yang berperan dalam menghasilkan SDM adalah pendidikan. Mengacu kepada kebutuhan SDM dan terbukanya lapangan kerja di sektor Teknologi Informasi menjadikan semakin banyaknya institusi pendidikan yang berupaya menghasilkan SDM berbasiskan Teknologi Informasi.

Kualitas SDM TI
Untuk mengukur kualitas SDM berbasis Teknologi Informasi dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan. Salah satu pendekatan adalah dengan melihat pengakuan akan kompentensi atau keahliannya. Pengakuan berarti sebuah pernyataan dari pihak lain yang dbuktikan dengan hasil karya atau proses pengembangan kemampuan.
Dalam pendekatan ini dapat dibagi menjadi dua hal yaitu pengakuan formal yaitu pengakuan akan kemampuan dalam bidang teknologi informasi melalui sebuah proses pengembangan diri dan sebuah pengujian. Lebih mudahnya adalah pengakuan yang dibuktikan dengan gelar pendidikan formal ataupun gelar dari sertifikasi kompetensi.
program pelatihan pengembangan SDM dan teknologi informasi yang secara garis besar terdiri dari bidang-bidang sebagai berikut:
Ã’  Kepemimpinan
Ã’  Kehumasan
Ã’  Pelatihan dan Pengembangan SDM lainya
Ã’  Aplikasi Komputer Administrasi Perkantoran
Ã’  Teknisi dan Jaringan Komputer
Ã’  Pembuatan Website
Ã’  Pemrograman Sistem Informasi Manajemen dan Database
Ã’  Komputer Grafis dan Multimedia
Ã’  Sistem Informasi Geografis

Adapun beberapa keuntungan penerapan TI dalam bidang SDM adalah
Ã’  - Sistem TI memungkinkan bagian SDM berperan aktif dalam perencanaan strategis organisasi
Ã’  - TI mengintegrasikan dan menyimpan semua informasi  Loper dalam suatu databank, oleh karena itu dalam proses perencanaan, bagian SDM dapat mengambil perspektif global terhadap persediaan dan kebutuhan pengembangan SDM untuk selanjutnya diinterpretasikan dengan cara yang lebih efektif

BAB III
MANAJEMEN PEMASARAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI
Manajemen Pemasaran adalah suatu proses analisis, perencanaan, implementasi, koordinasi dan pengendalian program pemasaran yang meliputi kebijakan produk, harga, promosi, dan distribusi dari produk, jasa, dan ide yang ditawarkan untuk menciptakan dan meningkatkan pertukaran manfaat dengan pasar sasaran dalam upaya pencapaian tujuan organisasi (Boyd, Walker, Larreche, 1998, p.16).

FUNGSI Manajemen Pemasaran
Fungsi-fungsi manajemen pada dasarnya terdiri dari fungsi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi strategi yang dilaksanakan dalam upaya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan. Pengertian manajemen pemasaran juga sangat berkaitan dengan tugas-tugas manajer pemasaran dalam melaksanakan fungsi-fungsinya.
konsep pemasaran sebagai filosofi mencakup tiga unsur, yaitu:
Ã’  Orientasi pelanggan. Orientasi pelanggan terdiri dari kegiatan penentuan produk dan program pemasarannya melalui pengembangan dan implementasi strategi pemasaran.
Ã’  Pemasaran yang terkoordinasi dan terintegrasi. Perlunya koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran pada berbagai unit di dalam perusahaan ditujukan untuk dapat memberikan kepuasan pelanggan.
Ã’  Pencapaian tujuan kinerja organisasi. Tujuan perusahaan adalah untuk mendapatkan laba atau tingkat keuntungan yang layak yang dapat digunakan untuk mengembangkan perusahaan.
Ã’   
5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah MANAGEMAN PEMASARAN, yaitu:
Fungsi Operasional
Ã’  Fungsi Monitoring and Control
Ã’  Fungsi Planning and Decision
Ã’  Fungsi Communication
Ã’  Fungsi Interorganisational

MEMBUAT DIAGRAM MENGUNAKAN SQL SERVER



ok kali ini saya akan post tentang MEMBUAT DIAGRAM MENGUNAKAN SQL SERVER 


MS SQL Server adalah salah satu produk Relational Database Management System (RDBMS) populer saat ini. Fungsi utamanya adalah sebagai database server yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi.
Dalam DBMS seperti MS SQL Server biasanya tersedia paket bahasa yang digunakan untuk mengorganisasi basis data yang ada, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML).

langkah pertama buka program SQL SERVER dan ikuti langkah seperti dibawah ini

create database jadwal

create table dosen
(
nid char(5) primary key,
nama_d varchar(50),
tempat_lahir varchar(25),
tgl_lahir datetime,
jkelamin varchar(15),
alamat varchar(78),
kota varchar(20),
kodepos char(5),
gjipokok int
)

sp_help dosen

  hasilya kira-kira seperti ini lah.....
 langkah selanjutya

tabel matakuliah
create table matakuliah
(
kdmk char(9),
nama_mk varchar(50),
sks int,
semester char(2),
constraint pkmatkul primary key(kdmk)
)
sp_help matakuliah

 


table jurusan

create table jurusan
(
kode_jur char(2) not null,
nama_jur varchar(50),
jenjang varchar(15),
nama_kajur varchar(30)
)
sp_help jurusan

 


untuk menampilkan salah satu tabel berikut:

alter table jurusan
add constraint pkjur primary key(kode_jur)

table mangajar

create table mengajar
(
nid char(5),
thn_akademik varchar(4),
smt char(2),
hari varchar(10),
jam_ke char(2),
kdmk char(9),
waktu char(10),
kelas varchar(5),
kode_jur char(2),
constraint pkajar primary key (nid,thn_akademik,smt,hari,jam_ke,waktu)
)
sp_help mengajar

a table dosen ke mengajar

alter table mengajar
add constraint fkdosen foreign key(nid)
references dosen(nid)

b  table matakuliah ke mengajar
 alter table mengajar
add constraint fkmatakuliah foreign key(kdmk)
references matakuliah(kdmk)


c. table jurusan ke mengajar
alter table mengajar
add constraint fkjurusan foreign key(kode_jur)

references jurusan(kode_jur)


 


DAFTAR ISI

IKLAN